Daftar Perusahaan Startup Indonesia

6 min read

Daftar Perusahaan Startup Indonesia

Daftar Perusahaan Startup Indonesia – Perusahaan startup di Indonesia menjamur. Tren startup yang awalnya menyasar ribuan tahun kini telah merambah ke berbagai generasi, seperti Generasi Z.

Banyaknya manfaat mendirikan perusahaan rintisan memotivasi banyak orang untuk terlibat di dalamnya.

Selanjutnya, perusahaan startup di Indonesia berperan penting dalam mendukung perekonomian Indonesia.

Tapi apa sebenarnya perusahaan startup itu? Dan apa saja contohnya? Jika belum tahu, Malasi akan membahasnya melalui artikel berikut ini. Simak ya!

Apa itu Perusahaan Startup?

Menjadi perusahaan startup adalah passion yang merintis dan berusia di bawah 5 tahun. Oleh karena itu, perusahaan rintisan juga sering disebut sebagai ‘perusahaan rintisan’.

Namun dengan perkembangannya, definisi berdasarkan usia di bawah 5 tahun sudah tidak relevan lagi. Pasalnya, banyak perusahaan start-up di Indonesia yang sudah beroperasi lebih dari 5 tahun pada tahun ini.

Tetapi masih tergolong startup. Dengan demikian, startup lebih didefinisikan sebagai perusahaan yang menggabungkan faktor sosial dan ekonomi.

Startup adalah perusahaan yang menjawab masalah sosial (sosial) dengan menggunakan solusi (keuangan) yang menguntungkan.

Ciri lain dari perusahaan rintisan adalah adanya inovasi teknologi dengan sifat disruptif. Perusahaan rintisan juga memiliki lingkungan kerja yang sehat dan ‘anti perbudakan’.

Tak heran jika banyak anak muda yang ingin bekerja di perusahaan startup di Indonesia.

Daftar Perusahaan Startup di Indonesia

Setelah mengetahui apa itu perusahaan startup dan apa saja ciri dan karakteristiknya. Penting bagi kalian untuk mengetahui jenis dan daftar perusahaan startup di Indonesia.

Berikut ini adalah daftar perusahaan startup di Indonesia berdasarkan jenisnya.

E-Commerce

E-Commerce merupakan kegiatan jual beli yang dilakukan melalui media elektronik, baik TV, telepon maupun internet.

Namun, saat ini internet lebih banyak digunakan dalam e-commerce. Saat ini, banyak orang yang menggunakan e-commerce sebagai sarana jual beli barang atau jasa, terutama sejak pandemi melanda.

Berikut ini adalah contoh perusahaan startup di Indonesia di bidang e-commerce:

1. Tokopedia

Tokopedia adalah salah satu toko online paling terkenal dan terpercaya di Indonesia. Perusahaan rintisan di Indonesia yang berdiri sejak 2009 ini berhasil melakukan transformasi besar-besaran sehingga kini menjadi unicorn.

Unicorn adalah klasifikasi perusahaan startup dengan nilai modal lebih dari $1 miliar. Berkat kinerja tersebut, Tokopedia berhasil beroperasi tidak hanya di Indonesia tetapi juga di negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

2. Bukalapak

Perusahaan startup berikutnya di Indonesia yang tidak kalah populer di Indonesia adalah Bukalapak.

Seperti namanya, semua orang bisa membuka toko online mereka di situs ini. Selain visi menjadi marketplace nomor 1 di Indonesia, Bukalapak juga mengemban misi untuk mendukung UKM di Indonesia. Sangat mulia, ya!

3. Shopee

E-commerce orange ini tentu sudah tidak asing lagi bagi kalian. Situs e-commerce yang berkantor pusat di Singapura ini saat ini menjadi aplikasi jual beli online terpopuler bagi masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan.

E-commerce ini diawasi oleh SEA Group atau sebelumnya bernama Garen yang didirikan pada tahun 2009. Kemudian pada tahun 2015 toko ini diluncurkan di Singapura.

Meski terbilang masih muda, Shopee sudah menorehkan prestasi yang membanggakan. Pada tahun-tahun berikutnya, Shopee memperluas kehadirannya dengan beroperasi di Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Kemudian di tahun 2019 Shopee terus berkembang dengan mulai aktif beroperasi di Brazil, Amerika Selatan.

4.  JD.id

JD.id adalah contoh lain dari startup e-commerce yang telah mencapai status Unicorn. Startup yang beroperasi pada 2015 ini saja berhasil meraup untung US$ 1 miliar.

JD.id pertama kali dibentuk di China pada tahun 1998 dan mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2015 hanya dengan partisipasi dari Provident Capital.

JD.id populer di kalangan banyak orang karena memiliki keunggulan menjual dan mengirimkan barang langsung dari gudangnya sendiri.

Sehingga tidak ada biaya tambahan yang dibebankan kepada pembeli. Artinya, harga yang dibayar pembeli adalah harga asli barang tersebut.

5. Blibli

Kalian pasti sudah tahu kan Blibli? Blibli beroperasi di bawah PT Global Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan dari perusahaan Djarum. E-commerce ini berdiri sejak tahun 2010.

Sebagai sebuah startup, Blibli bergerak dalam kerjasama dengan penyedia teknologi, mitra logistik, serta beberapa mitra perbankan untuk menciptakan e-commerce yang terpercaya dan mudah digunakan untuk seluruh masyarakat.

6. Lazada

E-commerce berikutnya adalah Lazada. Perusahaan rintisan ini memiliki banyak pengguna dari berbagai negara di Asia Tenggara. E-commerce berdiri pada tahun 2012 oleh Ricket Internet dan Pierre Poignant.

Dan dimiliki oleh Alibaba Group. Tak heran jika marketplace ini sangat dipercaya oleh masyarakat. Di Indonesia, Lazada baru beroperasi sekitar 7 tahun, yaitu pada tahun 2014.

7. OLX

Startup e-commerce terkenal lainnya adalah OLX. OLX adalah situs perdagangan online dari OLX Group. Situs ini bermarkas di Amsterdam dan dimiliki oleh sejumlah kelompok media dan teknologi di Afrika Selatan.

Seperti yang kalian ketahui, e-commerce ini memiliki jaringan global, sehingga produk yang kalian temukan di sini berasal dari seluruh dunia.

8. Bhinneka

Bhinneka adalah toko digital legendaris yang dikenal menjual barang elektronik. Berdiri sejak 1993, toko online ini kini mulai mengikuti tren startup terkini.

Selain itu, Bhinneka dengan bangga mempersembahkan konsep omni-channel pertama di Indonesia. Teori ini mendukung kenyamanan pengalaman belanja online bagi konsumen.

Transportasi

Tidak hanya di bidang jual beli online saja,perusahaan start up juga menyediakan layanan transportasi ke perusahaan-perusahaan startup di Indonesia.

Gojek dan Grab adalah dua startup terbesar di Indonesia di sektor transportasi.

1. Gojek

Perusahaan startup di Indonesia yang berdiri sejak tahun 2010 ini kini semakin berkembang pesat popularitasnya di Indonesia.

Hanya dalam kurun waktu 10 tahun, Gojek sudah dikenal oleh masyarakat dan digunakan sehari-hari oleh berbagai kalangan. Gojek adalah perusahaan rintisan milik Nadiem Makarim.

Perlu diketahui, Nadiem Makarim saat ini menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, menarik!

Hingga 2016, Gojek tersedia di sekitar 50 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Kini Gojek sudah merambah ke Thailand, Vietnam, dan Singapura.

Gojek pun telah menyediakan layanan bernama Gopay. Gopay adalah uang elektronik yang dapat digunakan untuk fitur-fitur di aplikasi Gojek.

2. Grab

Selain Gojek, ada perusahaan rintisan di Indonesia yang tak kalah populer di sektor transportasi, yakni Grab.

Mempunyai warna logo hijau dan fitur yang mirip dengan Gojek, namun Grab tetap memiliki keunggulan tersendiri.

Bicara soal Grab, startup asal Singapura ini berdiri sejak 2012 lalu bernama Grabtaxi hingga 2016.

Saat ini, Grab tersedia di hampir semua negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Grab juga membantu mendukung pendidikan dan ketenagakerjaan dengan membuka program magang dan rekrutmen karyawan.

Perjalanan dan Akomodasi

Startup juga sudah merambah ke dunia traveling. Kini kalian tidak perlu khawatir lagi untuk bepergian, karena sudah banyak perusahaan startup di Indonesia yang memberikan layanan terbaik, seperti:

1. Traveloka

Traveloka merupakan startup yang menyediakan layanan lengkap antara lain booking tiket pesawat, booking hotel secara online dan layanan lainnya terkait travel dan akomodasi.

Startup ini berdiri sejak tahun 2012 dan sudah beroperasi secara aktif di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

2. Tiket.com

Startup transportasi selanjutnya adalah Tiket.com. Startup berlogo biru dengan lingkaran kuning ini didirikan pada tahun 2011 oleh Djarum Group.

Tiket.com menawarkan fasilitas untuk pemesanan tiket pesawat, tiket kereta api, tiket konser, tiket atraksi, sewa mobil hingga reservasi hotel di seluruh wilayah di Indonesia.

3.  Mamikos

Aplikasi ini menjadi favorit para Mahasiswa dan juga pendatang dari berbagai daerah. Mamikos memberikan informasi terkait kost terdekat dengan kisaran harga dan fasilitas yang ada di kost tersebut.

Aplikasi ini merupakan aplikasi pencari kost nomor 1 di Indonesia.

Edukasi

Edukasi atau pendidikan juga menjadi target para startup untuk berkembang. Mengingat pendidikan merupakan salah satu bidang penting dalam membangun bangsa,

Maka perusahaan-perusahaan startup berikut ini sedang mengembangkan sektor pendidikan.

1. Ruangguru

Perusahaan rintisan pendidikan pertama adalah PT Ruang Raya Indonesia. Perusahaan ini mengembangkan startup bernama Ruangguru. CEO ruang guru ini adalah seorang milenial bernama Adamas Belva Syah Devara. Ia mendirikan Ruangguru pada tahun 2014 sebagai solusi atas permasalahan pendidikan di Indonesia.

2. HarukaEdu

Pernah dengar HarukaEdu? Jika kalian seorang pemerhati perkembangan pendidikan, pasti sudah tidak asing lagi dengan HarukaEdu karena startup ini tidak hanya memberikan edukasi kepada siswa.

Tetapi juga memberikan akses pendidikan bagi penerima Kartu Pekerja. Situs ini merupakan salah satu edutech yang berdampak baik di Indonesia.

3. Zenius

PT Zenius Education, dikembangkan oleh Startup Zenius pada tahun 2007. Zenius telah berhasil membawa banyak siswa mencapai nilai yang memuaskan di sekolah dan dalam seleksi masuk perguruan tinggi.

Platform ini menyediakan akses pembelajaran online dengan harga terjangkau.

4. Quipper

Quipper sudah tidak asing lagi bagi pelajar Indonesia. Perusahaan ini merupakan startup edutech yang menyediakan sistem belajar mengajar online dengan kualitas tinggi.

5. Arkademy

Arkademy juga merupakan startup edutech yang sangat disukai, terutama bagi orang-orang yang ingin mengasah keterampilan digital mereka.

Arcademy hadir sebagai platform yang memberikan pelatihan untuk bekerja di bidang teknologi dan informasi.

6. IndonesiaX

Selain perusahaan startup di atas, ada lagi start pendidikan, yaitu IndonesiaX. yang berperan dalam memajukan pendidikan di Indonesia dengan memberikan kursus online gratis.

Kesehatan

Kesehatan juga menjadi salah satu bidang yang dirintis oleh perusahaan-perusahaan startup di Indonesia. Berikut beberapa contoh perusahaan startup di Indonesia di bidang kesehatan

1. HaloDoc

Halodoc adalah aplikasi digital yang menyediakan informasi seputar kesehatan. Startup asal Indonesia ini pertama kali didirikan oleh Jonathan Sudharta pada tahun 2016.

2. Dokter.id

Selain HaloDoc, ada startup Dokter.id yang menyediakan informasi dan konsultasi kesehatan untuk kalian. Situs Dokter.id juga memiliki portal tanya jawab yang bisa kalian baca dengan seksama.

3. KlikDokter

KlikDokter mengklaim bahwa situsnya adalah pelopor situs kesehatan di Indonesia. Di situs KlikDokter kalian bisa mendapatkan informasi kesehatan yang terpercaya. Selain itu, kalian juga bisa mengobrol dengan dokter, lho!

Keuangan

Ada beberapa contoh perusahaan startup di bidang keuangan dibawah ini :

1. Akulaku

Akulaku adalah situs pinjaman online yang dipercaya oleh masyarakat di Indonesia. Perusahaan ini berdiri pada tahun 2016 oleh Li Wenbo.

Melalui aplikasi Akulaku, kalian dapat melakukan pulsa online dari mana saja dan kapan saja.

2. OVO

Aplikasi OVO adalah layanan keuangan untuk melakukan transaksi digital di berbagai merchant di Indonesia. OVO saat ini memiliki banyak pengguna dan termasuk dalam startup Unicorn.

3. Dana

Dana adalah aplikasi dompet digital yang dirancang untuk memungkinkan transaksi nontunai. Pembayaran melalui Dana semakin populer di tengah pandemi.

4. LinkAja

LinkAja adalah platform keuangan digital. Di platform ini kalian bisa melakukan berbagai transaksi seperti transfer, beli pulsa, bayar tagihan listrik, bayar PDAM, dan lain-lain.

5. Investree

Investree merupakan salah satu fintech lending ternama di Indonesia. Startup ini menyediakan layanan investasi, pinjaman, dan lain sebagainya.

Asuransi

1. PasarPolis

PasarPolis memberikan asuransi yang terjangkau dan perlindungan terbaik bagi penggunanya. Startup yang berdiri sejak 2015 di Indonesia ini kini semakin populer berkat layanannya yang prima.

2. Wowpremi

Aplikasi asuransi selanjutnya yang bisa kalian gunakan adalah WowPremi. Aplikasi ini berfungsi untuk memberikan asuransi secara cepat dan akurat.

Dari situs web mereka, mereka mengklaim dapat menyelesaikan klaim asuransi dalam hitungan menit.

3. Lifepal

Startup asuransi lainnya adalah Lifepal. LifePal menyediakan asuransi lengkap. Mulai dari asuransi kesehatan, jiwa, mobil dan asuransi lainnya.

Pertanian

Sektor pertanian juga menjadi incaran perusahaan-perusahaan startup di Indonesia. Berikut ini adalah contoh perusahaan startup di bidang pertanian.

1. Tanihub

Tanihub adalah startup yang menjual bahan-bahan segar. Bahan dan aneka barang yang dijual di Tanihub berasal dari petani di Indonesia.

2. Sayurbox

Tak hanya Tanihub, ada startup lain yang menyediakan berbagai bahan segar dari kebun, yakni Sayurbox. Sayurbox adalah tempat belanja online buah dan sayur hasil panen sendiri.

3. IGrow

IGrow adalah startup yang mendukung pertanian di Indonesia. Melalui startup ini, petani dapat terlibat dalam pendanaan modal yang adil, aman dan terpercaya.

5. Habibi Garden

Habibi Garden adalah situs startup pertanian modern. Startup ini berperan dalam upaya mengembangkan dan membantu petani dalam mengelola lahan perkebunannya dengan lebih baik.

Dengan menggunakan teknologi modern, kalian dapat menikmati layanan startup dari berbagai sumber yang akan sangat membantu meningkatkan produktivitas. Yuk, baca artikel malasi yang lainnya dan sampai jumpa di lain waktu.

Nah itulah Daftar Perusahaan Startup Indonesia yang dapat saya sampaikan kepada kalian.

Jangan lupa untuk membagikan artikel ini apabila bermanfaat untuk kalian.

Baca Juga Artikel Lainnya :

Rate this post

Plat Z Daerah Mana

Ami_Bagus
2 min read

0899 Kartu Apa

Ami_Bagus
1 min read

0855 Kartu Apa

Ami_Bagus
2 min read