Berita kriminal jambi, Lowongan kerja jambi

Viral - Rela Bayar Rp 29 Juta Demi Foto Pernikahan yang Ciamik, Pasangan Ini Kecewa Saat Tahu Hasilnya Kayak Jepretan Bocah

.
  • 24 August 2018
  • 290 views

Untuk mengabadikan momen-momen indah sebelum dan selama pernikahan, pasangan pengantin rela menyewa jasa fotografer profesional. Mereka berharap foto-foto tersebut bisa dikenang ketika tua dan bisa dilihat oleh anak cucu. Hal itu jugalah yang dilakukan oleh pasangan pengantin asal Singapura ini. Mereka membayar Rp 28,6 juta kepada jasa fotografi Reflection Photography.

Tapi, saat hasilnya diberikan, pasangan ini langsung dilanda rasa kekecewaan. Pasalnya, kebanyakan hasil foto tersebut, overexposed, tidak merata, dan tidak sejajar. Sang fotografer tidak bisa melakukan teknik bokeh, dan juga gagal dalam menentukan angle yang tepat.

Si pengantin pria, Ivan, kemudian mengunggah hasil foto tersebut di akun Facebooknya. dengan caption

"TAKE A CLOSER LOOK AT OUR WEDDING DAY ALBUM. WHAT A HORROR! 90% OF OUR OUTDOOR SHOOT WAS OVEREXPOSED,” TULIS IVAN
"KAKAK ADIK KAMI MENGHABISKAN WAKTU 2 JAM DI BAWAH SINAR TERIK MATAHARI DAN BEGINI HASILNYA. KAMI SAMA SEKALI TIDAK MENGERTI MENGAPA HASIL FOTO BISA SAMPAI SEPERTI INI. KAMI HANYA MENDENGAR SI FOTOGRAFER BERKATA, "OKE, BAGUS, BAGUS, LANJUT!"

Bisa kamu liat sendiri dari foto di atas, hasil fotonya jadi terlalu terang. Mungkin sinar matahari saat itu lagi terik-teriknya, tapi kan bisa cahaya yang masuk bisa diatur di kamera. Fotografer juga harusnya punya intuisi dalam menentukan saat pengambilan foto. Kalau di jam segitu lagi terik, ya pilih jam lain dong.

Ivan pun meneruskan keluhannya.  

"APA SEMUA FOTO YANG TERLALU TERANG BEGINI BAGUS? KAMI HAMPIR TIDAK BISA MELIHAT WAJAH KAMI SENDIRI. KAMI SEPERTI HANTU. MEREKA MENGANGGAP DIRI MEREKA PROFESSIONAL, TAPI PERTANYAANNYA, APAKAH MEREKA TAHU CARA MENGGUNAKAN KAMERA? JIKA IA TIDAK BISA MENYETTING KAMERA SESUAI KONDISI, APAKAH PANTAS DISEBUT FOTOGRAFER?"

Yang lebih parah lagi, pihak penyedia jasa fotografi menolak disalahkan atas kejadian ini. Mereka malah berbalik kalau model (Ivan, istrinya, dan keluarga) serta lingkunganlah yang membuat hasil foto menjadi jelek. Fotografer mengaku sudah melakukan yang terbaik saat memotret pasangan ini.






Sumber https://keepo.me/pakcamat/rela-membayar-rp-29-juta-demi-foto-pernikahan-yang-ciamik-pasangan-ini-kec...